MPTV Indonesia — XTC Indonesia menandai babak baru perjalanan organisasinya melalui pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 yang digelar pada 19 April 2026 di Grand Hotel Preanger. Agenda ini menjadi titik awal konsolidasi nasional sekaligus langkah strategis dalam membangun sistem organisasi yang lebih modern, terarah, dan berkelanjutan.
Rakernas dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP XTC Indonesia Kisano Alam Wiranatakusumah atau Kang Nano, bersama Sekretaris Umum Yerry Hilmansyah, Wakil Ketua Umum Ari Noveriana (Aribaba), serta Bendahara Umum Dindin Taufik. Hadir pula jajaran pengurus pusat, kepala bidang, serta perwakilan DPD, DPC, dan PAC dari berbagai wilayah di Indonesia.
Partisipasi keluarga besar XTC Indonesia turut melengkapi forum ini, bersama perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kota Bandung yang menunjukkan kuatnya jejaring kolaborasi lintas elemen.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan seremoni pembukaan. Ketua Organizing Committee, Agung Harry Supiana, menegaskan bahwa Rakernas ini dirancang sebagai pondasi utama dalam menyatukan arah kebijakan organisasi secara nasional.
Sementara itu, Ketua Steering Committee, Efran Helmi Juni, menyoroti pentingnya konsistensi visi dan tata kelola organisasi agar mampu berkembang di tengah dinamika sosial yang terus berubah.
Pembukaan resmi dilakukan oleh Nesa Sujana yang memberikan apresiasi terhadap langkah XTC Indonesia dalam membangun organisasi yang aktif berkontribusi bagi masyarakat dan menjaga harmoni sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum Ari Noveriana menegaskan bahwa Rakernas bukan sekadar forum formal, tetapi ruang strategis untuk menyatukan energi organisasi.
“Rakernas ini adalah momentum menyamakan visi dari pusat hingga daerah. Kita ingin memastikan setiap program yang dirumuskan bukan hanya kuat di atas kertas, tetapi juga bisa diimplementasikan secara nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kekuatan XTC Indonesia terletak pada soliditas anggotanya di seluruh tingkatan.
“Kalau kita solid, terstruktur, dan satu arah, maka XTC Indonesia bisa menjadi organisasi yang benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Memasuki inti forum, Rakernas berjalan dinamis melalui tiga tahapan sidang pleno. Sidang Pleno I mengesahkan peserta, agenda, serta tata tertib sebagai dasar legitimasi forum. Sidang Pleno II menjadi ruang pemaparan program kerja dari masing-masing bidang sekaligus pembentukan komisi-komisi pembahasan.
Puncaknya, Sidang Pleno III menghadirkan pembahasan mendalam melalui tiga komisi utama, yakni Komisi Program Kerja, Komisi Kebutuhan Organisasi, dan Komisi Rekomendasi. Setiap komisi menghasilkan rumusan strategis yang kemudian disahkan dalam rapat pleno sebagai keputusan bersama.
Rakernas ditutup dengan pengesahan dan penandatanganan berita acara, yang menjadi landasan resmi bagi implementasi hasil-hasil sidang ke depan.
Seluruh rumusan dari tiga komisi akan disusun menjadi peraturan organisasi yang lebih sistematis. Dokumen tersebut akan didistribusikan ke seluruh jajaran untuk dikaji dan disempurnakan sebelum ditetapkan sebagai regulasi resmi XTC Indonesia.
Melalui Rakernas perdana ini, XTC Indonesia menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi organisasi yang lebih profesional, solid, dan adaptif, sekaligus memperkuat peran dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di tingkat nasional maupun daerah.***










