Bandung, MPTV Indonesia – Organisasi XTC Indonesia memasuki babak baru usai terselenggaranya Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 pada Minggu, 24 Agustus 2025 di Pusat Pendidikan Keuangan (Pusdikku) Kodiklat TNI AD, Gegerkalong, Kota Bandung. Dari hasil pemilihan, Kisano Alam Wiranatakusumah atau yang dikenal dengan Kang Nano ditetapkan sebagai Ketua Umum XTC Indonesia masa bakti 2025–2030.
Mas Nano berhasil meraih kepercayaan dari forum, mengungguli dua kandidat lain, Yerry Hilmansyah, S.Pd., M.Pd. dan Ari Noveriana alias Aribaba. Tak hanya itu, usai pemilihan ia juga memperoleh dukungan penuh dari kedua kandidat pesaing, seluruh peserta Munas, serta para pendiri XTC Indonesia.
Dalam pernyataannya, Kang Nano menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berorientasi pada persatuan dan pengabdian. “Kami ingin XTC menjadi organisasi yang solid, sekaligus hadir di tengah masyarakat dengan karya nyata. Bukan hanya di bidang otomotif, tetapi juga dalam kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, 100 hari pertama kepemimpinan akan difokuskan pada konsolidasi internal agar XTC Indonesia semakin kompak. Setiap cabang daerah juga akan diwajibkan melaporkan perkembangan secara rutin agar sejalan dengan arahan pusat.
Sebagai organisasi otomotif, XTC Indonesia menyiapkan program unggulan untuk melahirkan bibit-bibit muda yang dapat bersaing di kancah internasional. Selain itu, Kang Nano juga menekankan pentingnya menjalin kerja sama erat dengan TNI, Polri, ormas lain, hingga para pengusaha demi memperluas manfaat organisasi.
Menanggapi citra negatif yang pernah melekat pada XTC Indonesia, Kang Nano menegaskan langkah strategisnya: membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui dialog, kegiatan sosial, serta pendekatan persuasif.
“Pesan saya, mari kita rapatkan barisan, jangan ada perpecahan. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa XTC Indonesia kuat dalam persaudaraan dan siap memberikan kontribusi nyata,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, XTC Indonesia diharapkan mampu tampil sebagai organisasi modern yang solid, bersahabat dengan masyarakat, serta berdaya saing hingga tingkat global.***










