BANDUNG, MPTV Indonesia – Semangat membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat kembali digaungkan di Kota Bandung. Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi mengukuhkan jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GEKRAFS Kota Bandung periode 2026–2029 dalam rangkaian GAUL 2026 (GEKRAFS Jabar Aksi Bari Ulin) yang berlangsung di Bandung Creative Hub, Jalan Laswi No. 7, pada 25–26 Juli 2026.
Momentum pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi GEKRAFS Kota Bandung untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengembangkan industri kreatif. Sebanyak 32 pengurus resmi dilantik dengan Susanto Triyogo dipercaya sebagai Ketua DPC GEKRAFS Kota Bandung periode 2026–2029.
Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal komitmen baru dalam menghadirkan ruang kolaborasi yang mampu menyatukan pelaku usaha kreatif, komunitas, akademisi, pemerintah, hingga sektor swasta demi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Kota Bandung.
Mengusung konsep kolaboratif, GAUL 2026 menghadirkan beragam aktivitas yang merepresentasikan kekayaan industri kreatif Indonesia. Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhkan pameran 17 subsektor ekonomi kreatif, talkshow bertema ekonomi kreatif, city branding, literasi, teknologi melalui CLASS 4.0, business matching, workshop fashion, hingga berbagai pertunjukan seni dan musik.
Suasana acara semakin semarak dengan penampilan Macadamia, Star Six & Uncle, serta Anya Solo Drum, yang menjadi daya tarik sekaligus memperlihatkan besarnya potensi talenta kreatif lokal.
Ketua DPC GEKRAFS Kota Bandung, Susanto Triyogo, menegaskan bahwa kepengurusan baru membawa semangat untuk menjadikan GEKRAFS sebagai rumah besar bagi seluruh insan kreatif di Kota Bandung.
“Pelantikan ini menjadi awal bagi kami untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kuat di Kota Bandung. Kami ingin GEKRAFS tidak hanya menjadi organisasi, tetapi juga menjadi ruang bertemunya ide, kreativitas, peluang, dan kolaborasi bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kami optimistis dapat menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi para pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bandung memiliki potensi luar biasa di berbagai subsektor ekonomi kreatif yang perlu terus diperkuat melalui sinergi berbagai elemen.
“Kami berharap kepengurusan periode 2026–2029 dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk membawa ekonomi kreatif Kota Bandung semakin maju, berdaya saing, dan mampu membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda,” tambahnya.
Prosesi pelantikan turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua Umum DPP GEKRAFS Melly Goeslaw, Sekwil GEKRAFS Jawa Barat Agung Fatwa, serta Ketua DPW GEKRAFS Jawa Barat M. Avip Firmansyah.
Pemerintah Kota Bandung juga memberikan dukungan terhadap penguatan sektor ekonomi kreatif. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Ir. H. Adi Junjunan Mustafa, M.Sc.
Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Drs. Ronny Ahmad Nurudin, M.M., serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Drs. H. R. Budhi Rukmana, M.AP.
Selain unsur pemerintah, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan DPRD, Sekretariat Daerah Kota Bandung, Kadin Kota Bandung, BPC HIPMI Kota Bandung, Forum PLKP, ICMI, KNPI, Karang Taruna, hingga berbagai komunitas dan mitra strategis lainnya.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut memperlihatkan semakin kuatnya komitmen bersama dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan saling terhubung.
Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, GEKRAFS Kota Bandung diharapkan mampu menjalankan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, memperluas akses pasar, memperkuat jejaring bisnis, serta melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan daya saing Kota Bandung sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif nasional.
Lebih dari sekadar festival, GAUL 2026 menjadi simbol lahirnya semangat baru kolaborasi. Melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, dan pelaku industri kreatif, GEKRAFS Kota Bandung optimistis mampu menghadirkan ekosistem yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.***










