Ketika Radio Tak Pernah Diam: 54 Tahun OZ Radio dan Cerita yang Terus Mengudara

banner 468x60

Nama-nama seperti Yura Yunita, Ringgo Agus Rahman, Rian Ibram, Choky Sitohang, Annisa Pohan, hingga Sogi Indra pernah tumbuh dan belajar di sini. OZ juga melahirkan berbagai proyek kreatif dan figur di balik layar maupun depan panggung—mulai dari PProject, Deni Chandra, Iang Darmawan, Joehana, hingga Daan Arya, dan masih banyak lagi.

Secara resmi, OZ Radio berdiri pada 1971, namun akar ceritanya telah tertanam sejak 1966. Dari masa ke masa, OZ terus bergerak—menyesuaikan zaman tanpa kehilangan jiwanya. Dari radio analog ke era digital, dari frekuensi lokal hingga menjangkau berbagai kota di Indonesia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kini, OZ bukan hanya menemani Bandung. Ia menemani perjalanan pulang, waktu lembur, momen jatuh cinta, hingga fase-fase hidup yang tak selalu mudah.

54 Jam Bersuara adalah pengingat bahwa selama masih ada yang mendengar, OZ akan terus bicara.

Karena radio boleh berubah bentuk, tapi cerita—akan selalu mengudara.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *