MPTV INDONESIA — Tidak semua kisah cinta berakhir dengan perpisahan yang sederhana. Ada yang meninggalkan pertanyaan, ada yang menyisakan kecewa, dan ada pula yang membuat seseorang merasa seperti kehilangan arah.
Perasaan semacam itu menjadi napas utama dalam “Palung Mariana”, single terbaru dari penyanyi pendatang baru asal Bandung, Ghazykama.
Lewat karya keduanya ini, Ghazykama tidak sekadar bercerita tentang seseorang yang ditinggalkan. Ia mencoba menerjemahkan rasa kehilangan ke dalam sebuah gambaran yang ekstrem: cinta yang tenggelam hingga ke titik terdalam.
Judul “Palung Mariana” dipilih sebagai metafora untuk menggambarkan betapa dalamnya perasaan seseorang ketika hubungan yang diharapkan bertahan justru harus berakhir.
Lebih menyakitkan lagi, perpisahan tersebut terjadi ketika hadir sosok lain dalam hubungan.
Ketika Orang yang Dicintai Memilih Pergi
Nuansa pop romantic menjadi warna utama dalam lagu ini. Ghazykama membawa pendengar masuk ke dalam sudut pandang seseorang yang masih mempertanyakan akhir dari sebuah hubungan.
Pertanyaan itu terdengar jelas dalam bagian chorus:
“Oh, apa yang lebih dari dirinya
Sampai kau harus singgah ke sana
Semua perasaan t’lah sirna
Rasa cintaku tenggelam
Sedalam Palung Mariana”
Lirik tersebut memperlihatkan sisi rapuh seseorang yang mencoba memahami mengapa dirinya akhirnya kalah oleh orang lain.
Namun, “Palung Mariana” tidak dibangun sebagai lagu penuh kemarahan. Justru ada kesan pasrah di dalamnya—sebuah fase ketika seseorang sadar bahwa hubungan yang diperjuangkan tidak lagi bisa diselamatkan.
Dan pada titik itulah cinta seolah tidak benar-benar hilang.
Ia hanya tenggelam.
Langkah Kedua Menuju Album Perdana
“Palung Mariana” menjadi single kedua Ghazykama sekaligus bagian dari perjalanan musikalnya menuju album perdana.
Produksi lagu ini berada di bawah T Records, sementara visual musiknya digarap oleh T Movie.
Tak hanya hadir dalam format audio, “Palung Mariana” juga diperkuat dengan Lyric Video dan Music Video yang tersedia melalui YouTube.
Sementara untuk pendengar musik digital, lagu ini telah dirilis di berbagai platform, termasuk Spotify, Apple Music, iTunes, dan sejumlah layanan streaming lainnya.
Kehadiran single kedua ini menjadi kesempatan bagi Ghazykama untuk memperkenalkan karakter musikalnya secara lebih jauh.
Untuk Mereka yang Pernah Tenggelam
Ada alasan mengapa kisah patah hati selalu menemukan pendengarnya.
Sebab setiap orang mungkin memiliki versi “Palung Mariana”-nya sendiri.
Seseorang yang pernah pergi.
Sebuah hubungan yang tidak sempat diselamatkan.
Atau cinta yang masih tersimpan meski pemiliknya sudah memilih jalan berbeda.
Ghazykama mencoba merangkum semua perasaan tersebut dalam satu perjalanan musikal.
Jika laut memiliki titik terdalam bernama Palung Mariana, maka dalam lagu ini, cinta yang kandas juga memiliki kedalamannya sendiri.
Dan mungkin, tidak semua yang tenggelam harus ditemukan kembali.
Ada yang cukup dikenang, lalu perlahan direlakan.***










